Sebutkan 9 hambatan pengembangan agrikultur ?

Sebutkan 9 hambatan pengembangan agrikultur ?

Jawaban

Pembangunan pertanian yang dilakukan pemerintah di Indonesia sangat diharapkan untuk dapat menghasilkan produk-produk pertanian yang berdaya saing tinggi, mengembangkan pertumbuhan tipa-tiap daerah serta memberdayakan masyarakat.

Namun untuk mencapai suatu keberhasilan, masih banyak hambatan dan kendala yang dihadapi.

Dibawah ini terdapat 9 hambatan yang dihadapi dalam usaha mengembangkan agrikultur yaitu:

  • Ruang lingkup usaha pertanian umumnya relatif sangat kecil.
  • Keterbatasan dalam permodalan.
  • Penggunaan teknologi masih bersifat tradisional dan sangat sederhana.
  • Agrikultur sangat dipengaruhi oleh musim.
  • Pada umumnya berusaha bergantung pada tenaga kerja keluarga.
  • Keterbatasan akses terhadap kredit, teknologi, dan pasar.
  • Pasar hasil pertanian sebagian besar dikuasai oleh pedagang-pedagang besar sehingga membuat petani tidak dapat berkembang, sistem ini sangat merugikan petani.
  • Banyaknya terjadi alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan nonpertanian.
  • Kurangnya penyediaan bibit unggul atau benih yang bermutu bagi petani.

Penjelasan:

  • Pada umumnya petani hanya sebagai penggarap yang mengolah lahan orang lain dengan upah atau bayaran tertentu, kalaupun ada yang memiliki lahan, lahan yang dimiliki sangat terbatas.
  • Para petani sangat sulit untuk berkembang karena keterbatasan modal dalam berusaha, hasil panen hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari sampai tiba masa panen berikutnya.
  • Para petani masih menggunakan cara-cara tradisional dalam mengolah lahan seperti menggunakan kerbau untuk menggarap sawah dan menggunakan peralatan sederhana.
  • Pertanian di Indonesia sangat tergantung musim, hujan yang terus-menerus dan kemarau panjang dapat menyebabkan gagal panen.
  • Pada umumnya petani mengandalkan anggota keluarganya dalam mengolah lahan pertanian, karena mereka tidak sanggup mengupah para pekerja.
  • Keterbatasan dalam mengakses kredit terutama kredit lunak yang merupakan program pemerintah karena jauh dan terisolirnya wilayah yang mereka diami, teknologi belum menyentuh wilayah mereka dan pasar yang hanya ada pada waktu tertentu.
  • Sistem pendistribusian yang berlapis-lapis dan pasar hasil pertanian yang dimonopoli oleh pedagang besar atau tengkulak membuat petani sangat sulit untuk mengembangkan usaha pertanian karena mau tak mau mereka terpaksa menjual hasil panen dengan harga yang rendah dengan pedagang besar atau para tengkulak.
  • Banyaknya lahan pertanian yang beralih fungsi menjadi areal pembangunan perumahan atau tempat wisata. Selain itu generasi mudah lebih tertarik untuk mencari penghidupan baru dengan merantau ke kota.
  • Benih atau bibit unggul sangat terbatas karena tidak meratanya pendistribusian keseluruh wilayah terutama wilayah terpencil.

Leave a Comment