Berikan contoh kecap Dwimurni, dwireka, dwipurwa, dan dwimur

Berikan contoh kecap Dwimurni, dwireka, dwipurwa, dan dwimurni/dwireka/dwipurwa make rarangken

Jawaban

Dalam bahasa Sunda kecap dwimurni adalah termasuk ke dalam jenis kata yang disebut kecap rajekan. Demikian pula kecap dwireka dan dwipurwa sama merupakan jenis kata yang disebut kecap rajekan. Kecap rajekan adalah kata yang diulang (dirajek) dua kali suku katanya atau kata dasarnya. Ada beberapa jenis kecap rajekan yaitu Kecap Rajekan Dwipurwa, Kecap Rajekan Dwimadya, Kecap Rajekan Dwilingga dan Kecap Rajekan Trilingga.  

Pembahasan

Ada dua jenis kecap rajekan dwilingga, yaitu kecap rajekan dwimurni dan kecap rajekan dwireka. Kecap rajekan dwimurni adalah kecap rajekan yang diulang kata dasanya dengan tidak merubah suara suku katanya. Kecap rajekan dwireka adalah kecap rajekan yang diulang kata dasanya dengan merubah suara suku katanya. Sedangkan kecap rajekan dwipurwa adalah kecap rajekan yang diulang suku-katanya.

Selain diulang suku-kata atau kata-dasarnya, ada juga kecap rajekan yang ditambah dengan imbuhan (dalam bahasa Sunda disebut rarangken), baik imbuhan depan ataupun imbuhan belakang. Di bawah ini adalah contoh kecap dwimurni, dwireka, dwipurwa, dan dwimurni/dwireka/dwipurwa yang ditambah imbuhan atau rarangken:

  1. Contoh kecap rajekan dwimurni : mobil-mobil, motor-motor, jalma-jalma. Contoh kecap rajekan dwimurni make rarangken: papelong-pelong, paanteur-anteur, pasedek-sedek.
  2. Contoh kecap rajekan dwireka : tual-toel pulang-pelong. Contoh kecap rajekan dwireka make rarangken : dicurat-coret, diulang-alung.
  3. Contoh kecap rajekan dwipurwa : tatajong, beberesih. Contoh kecap rajekan dwipurwa make rarangken : momobilan, momotoran.

Leave a Comment