Apa perbedaan cerpen dan novel

Apa perbedaan cerpen dan novel

Jawaban

Cerpen dan novel berisi cerita-cerita yang sebagian besar berfungsi sebagai hiburan. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek, berisi cerita-cerita yang hampir mirip dengan novel. Namun cerpen dan novel sendiri memiliki perbedaan yang cukup jelas, ditinjau dari segi alur, penokohan, konflik, latar, panjang cerita, dan jumlah kata. Penjelasan dari perbedaan-perbedaan tersebut adalah sebagai berikut.

Pembahasan:

Pengertian cerpen dan novel

Cerpen (kependekan dari cerita pendek). Dari pengertian tersebut, dapat dipahami bahwa cerita atau karya yang ditulis dalam bentuk cerpen memiliki cerita yang relatif cukup pendek.

Novel merupakan salah satu karya fiksi prosa yang umumnya ditulis secara naratif, sehingga membentuk suatu cerita yang sangat luas dan kompleks. Pada umumnya novel menceritakan kisah lengkap beserta permasalahannya.

Perbedaan cerpen dan novel

Seperti yang sudah disampaikan di awal penjelasan ini, ada beberapa perbedaan antara cerpen dan novel, yaitu sebagai berikut.

1. Alur

Alur merupakan urutan cerita yang ada di dalam cerpen maupun novel untuk menyampaikan suatu cerita yang diinginkan oleh penulis. Alur terbagi menjadi beberapa macam, antara lain alur maju, alur mundur dan alur campuran yang merupakan gabungan dari kedua alur tersebut.

Jika dilihat dari alurnya, cerpen memiliki alur cerita yang lebih sederhana dan ruang geraknya terbatas atau sempit. Umumnya alur yang terdapat pada cerpen hanya perkenalan tokoh, munculnya konflik, puncak dari konflik dan penyelesaian masalah. Novel memiliki alur cerita yang lebih kompleks. Alur cerita dari novel lebih panjang dan rumit, serta lebih luas.Novel biasanya tidak hanya menggunakan satu alur saja. Novel lebih banyak yang menggunakan alur gabungan yang cukup rumit sehingga pembaca harus lebih memahami.

2. Penokohan

Penokohan merupakan suatu cara yang dilakukan oleh penulis saat menyampaikan karakter para tokoh yang ada di cerita. Di dalam cerpen maupun di dalam novel, penokohan umumnya dilakukan dalam dua cara yaitu secara langsung atau tidak langsung. Penokohan secara langsung yaitu jika penulis ingin mendeskripsikan karakter tokoh dengan kalimat yang jelas. Sedangkan secara tidak langsung, penulis akan menceritakan karakter dengan menggunakan maksud tersirat yang terlihat dari sikap tokoh tersebut kepada tokoh lainnya.

Penokohan di dalam cerpen umumnya disampaikan dengan tidak terlalu detail dan secara langsung.  Karakter tokoh pada cerpen disampaikan yang penting saja atau tidak mendetail. Tokoh yang disajikan di dalam cerpen pun tidak terlalu banyak. Biasanya hanya ada empat hingga enam tokoh saja dalam suatu cerpen.

Sedangkan dalam novel, karakter dari tokohnya akan disampaikan secara mendetail. Novel juga akan memunculkan tokoh yang lebih banyak dengan berbagai karakter. Kehidupan yang diceritakan bahkan dapat berupa masa kecil dari si tokoh sampai ia meninggal. Tokoh dalam novel pun sangat banyak. Disamping tokoh utama, akan ada pula tokoh lain yang ikut mendukung. Umumnya tokoh dalam novel berjumlah lebih dari sepuluh karakter.

3. Konflik

Konflik merupakan masalah yang dihadapi oleh tokoh utama, baik dalam cerpen maupun dalam novel.

Konflik yang terdapat dalam cerpen biasanya hanya satu konflik saja. Konflik pada cerpen umumnya hanya tentang permasalahan yang sederhana, contohnya permasalahan persahabatan, keluarga, dan lain sebagainya.

Sedangkan, pada novel biasanya terbentuk konflik yang beragam. Konflik yang didapat tokoh utama dalam novel ialah konflik utama. Saat menghadapi konflik utama tersebut, si tokoh juga akan dihadapkan dengan konflik kecil lainnya. Konflik yang beragam tersebut membuat tokoh yang ada dalam novel mengalami perubahan kondisi. Sehingga terdapat perbedaan kondisi saat di awal dan di akhir sebuah novel.

4. Latar

Latar merupakan tempat atau situasi terjadinya cerita yang ada di dalam cerpen maupun novel. Ada beberapa jenis latar, diantaranya latar waktu, latar tempat, dan latar suasana.

Pada cerpen, latar yang diceritakan hanya terbatas. Dalam suatu cerpen akan ditemukan latar waktu, tempat, dan suasana yang tidak dijelaskan secara detail seperti yang ada pada novel.

Sedangkan di dalam novel, latar akan dijelaskan secara detail. Baik latar waktu, tempat, maupun suasana dalam novel juga akan diceritakan secara beragam.

5. Panjang cerita

Cerita pada cerpen cukup sederhana sehingga ceritanya pun tidak terlalu panjang. Sedangkan novel menggunakan alur cerita gabungan, sehingga cerita yang terbentuk menjadi panjang.

6. Jumlah kata

Cerpen biasanya hanya terdiri dari jumlah kata yang sedikit, maksimal hanya 10 ribu kata. Sedangkan novel, cerita tersusun atas kata-kata yang melebihi batas minimal yaitu 35 ribu kata.

Leave a Comment